Friday, February 21, 2014

J.E.T COASTER (SOCIAL,LOVE & LIVE BAND)

J.E.T COASTER a band whose genre of rock n roll. we be thinking how to make the audience happy with the music, style, and sound good. Our music is the heart, pleasure and purpose we expected. we are composed of 4 persons namely RIZKY / JALI vocals, Rifky / KIMPONG guitar, bass Zaky, ILHAMM drums.,,, "we would be different and not the same" ALL FOR ONE ONE FOR ALL
http://www.reverbnation.com/jetcoaster4 https://www.facebook.com/jet.coaster.9?fref=ts http://www.reverbnation.com/jetcoaster4/songs twet: @jetcoaster

Wednesday, February 19, 2014

JELANG DUEL KLASIK PERSIB BANDUNG VS PERSIJA JAKARTA 22-02-2014

INILAH RIVALITAS KELAM SUPORTER MEREKA THE JAKMANIA DAN VIKING/BOBOTOH Bobotoh Persib sejak jaman Perserikatan termasuk yang sering mengunjungi Senayan kala Persib melawan Persija. Sekarang sulit menemukan ribuan pendukung Persib bila kesebelasannya bertemu Persija. Sejak Jakmania didirikan pada 1997, Jakarta selalu menjadi milik The Jack. Begini kisah kelam dua musuh bebuyutan itu. Stadion Menteng, 16 April 1995 Saat itu pertandingan Grup Barat putaran pertama kompetisi Liga Dunhill. Penonton memadati sampai garis pinggir lapangan. Kejadian berlangsung pada babak pertama yang menyebabkan pertandingan dihentikan 20 menit. Pendukung Persib merangsak ke pinggir lapangan. Mereka langsung saling lempar botol dan kayu dengan pendukung Persija. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. Stadion Siliwangi, Bandung, 11 Februari 2001 Gol bunuh diri Nana Bona pada menit ke-36 membuat Persija menang di kandang Persib dengan skor 1-0. Kekalahan langsung membuat pendukung Persib kecewa dan melampiaskan kekesalan dengan aksi lempar batu ke arah mobil Persija. Selama dua jam pemain Persija tak dapat keluar stadion. Di luar stadion beberapa mobil plat B dibakar dan dirusak. Stadion Utama Senayan, 24 Juni 2001 Kali ini kericuhan terjadi kala Persija mengalahkan Persib 3-0. Sekitar 15 menit sebelum pertandingan, terjadi perang batu antar-pendukung. Aksi lempar batu dilanjutkan ketika pertandingan berlangsung. Pendukung Persija berusaha mendekati pendukung Persib di Sektor 3. Polisi langsung membubarkan penonton dengan tembakan gas air mata dan memukuli pendukung Persija. Tol Tomang, Jakarta, 12 Maret 2002 Viking, pendukung Persib baru memenangi acara Kuis Siapa Berani antar suporter di stasiun televise swasta Indosiar. Usai penyerahan hadiah terjadi baku hantam antara Viking dan Jakmania. Kedua pendukung saling lempar kursi dan botol. Selapas dari pengawalan polisi di Tol, Jakmania masuk ke tol dan menghadang tiga mobil pembawa Viking. Satu mobil tak dapat lolos dan menjadi bulan-bulanan Jakmania. Akibatnya 13 orang terluka, termasuk Sembilan orang luka berat. Hadian kuis Rp 3 juta ikut amblas diambil Jakmania. Februari 2003 Viking Bandung meminta pendukung Persija tidak datang ke Bandung dahulu. Rencananya Persib akan menjamu Persija pada pertandingan menentukan di papan bawah. Menurut pendukung Persib, penolakan menghindari kemarahan Viking setelah pengeroyokan Jakmania setelah acara kuis tahun lalu. Stadion Siliwangi, 16 Februari 2003 Persija saat itu kembali berhasil membuat rekor tak pernah kalah di Bandung selama tiga musim terakhir. Namun kemenangan Persija 2-1 dibayar dengan aksi kekecewaan bobotoh. Hotel tempat menginap di datangi pendukung Persib. Tidak berhasil mendapatkan pemain Persija, beberapa prasarana hotel dirusak massa. Gerbang Pemuda, Senayan, 25 Maret 2010 Persib nyaris mengalahkan Persija pada lanjutan pertanding Liga Djarum Indonesia. Pertandingan yang berahir 2-2 ternoda dengan tewasnya satu orang pendukung Persija. Zainal Arifin (17) tewas ditangan Jakmania sendiri. Ia dikira pendukung Persib dan bersama dua orang temanya langsung dikeroyok pendukung Persija. Dua temannya mengalami luka berat. Senayan, Mei 2012 Dua orang pendukung Persib tewas setelah kesebelasannya menahan imbang Persija 2-2 di Stadion Utama Glora Bung Karno. Dani Maulana, (17) warga Jati Asih, Bekasi dan Rangga Cipta Nugraha (22) dari Bandung tewas setelah dikeroyok sekelompok orang yang diduga Jakmania. SUMBER :http://www.tempo.co/read/news/2012/05/31/064407299/Wajah-Kelam-Jakmania-Viking